Category Archives: kontes

Resolusi lebaran dari seorang jomblo

Sebenarnya lebaran tahun ini antara senang dan sedih, kayak duit koin lima retus, senang dan sedih bersebelahan, bedanya tipis. Senang karena bisa kumpul ke kampung halaman, maklum momen keluarga besar kumpul itu bisa dihitung dengan jari. Jadi, kesempatan mudik nggak bakalan disia – siakan untuk kumpul sama keluarga besar. Sedihnya, karena masih seperti tahun kemarin, kemarinnya lagi, dan kemarin kemarin tahun kemarin, nah bingung kan. Ya intinya sama tahun sebelumnya, masih setia menyandang predikat jomblo. Nggak dipungkiri, kalau lebaran pasti deh diberondong dengan pertanyaan, “Kapan nikah?”, “Calonnya mana?”. Tolong lah ya, pertanyaan sederhana tapi bikin “jleb”, nggak perlu diungkit lagi setiap tahunnya. Jawaban yang masih aku gunakan atas pertanyaan tersebut, aku hanya senyum manis dan berkata, “Doain ya secepatnya”. Jika masih ada yang bertanya lagi atau bahkan terkesan kepo tiada tara, langsung deh lari dari kenyataan, rasanya siksaan batin yang tak ada habisnya.
Dari pengalaman tersebut, ingin rasanya menjadi jomblo bermartabat, jomblo berprestasi. Ingin membuktikan pada semua kalau aku baik – baik saja meski jomblo. Aku bisa menjadi pribadi yang menarik meskipun jomblo. Jomblo bukan siksaan kok, tapi ajang untuk menunjukkan kualitas diri. Alhamdulillah, meski jomblo tapi memilliki penghasilan sendiri, rasanya luar biasa. Tapi, tetap saja ada yang menyinggung penghasilan dengan jomblo, entah apa garis merahnya, tapi banyak mendengar pertanyaan.
“Jangan jomblo terus, ntar boros loh sukanya kan nge-mall”.
“Mending kamu nikah, nanti rejekimu semakin berkah loh karena untuk keluarga”.
“Meskipun jomblo, harus pinter nabung. Harga susu buat anak tuh semakin mahal!”.
Duuuuhhh… apa salah dan dosaku yang masih saja berlabel jomblo. Ingin rasanya teriak “Ini duitku sendiri, terserah deh mau aku apain, masalah buat lo?!”
Untungnya nggak keceplosan buat marah – marah jika ada pertanyaan seputar itu. Karena setelah dipikir – pikir ada benarnya juga sih untuk mengelola keuangan harus dari sedini mungkin. Kalau sudah terbiasa mengelola keuangan pribadi, nantinya setelah berkeluarga nggak bingung untuk mengelola keuangan rumah tangga.
Memang sih, kalau jomblo rasanya bebas banget, penghasilan terserah mau dibuat apa, dibelanjakan, ditabung, nggak ada yang ngelarang, kan masih jomblo, belum punya tanggungan anak atau keperluan rumah tangga. Biasanya pengeluaran untuk nge-mall, beli baju, kosmetik, pulsa, gadget dan tentu untuk jajan.
Terinspirasi dari “cibiran” dari teman dan keluarga, hmm.. kayaknya emang harus pinter mengelola keuangan pribadi, nanti nggak kaget kalau disuruh suami kelola keuangan rumah tangga *uhuk*.
Resolusi lebaran dari seorang jomblo (lebih tepatnya curhatan dari seorang jomblo) :

  1.  Memisahkan yang namanya KEBUTUHAN dan KEINGINAN. Siapa sih yang nggak tergiur diskon yang bertebaran di Mall? Beli 2 gratis 1, diskon up to 70%, sayang banget kan kalau nggak dimanfatkan. Sekarang, kalau beli baju satu potong, mikirnya lamaaa banget, karena banyak pertimbangan, biasanya beli baju hanya sekedar punya, padahal di lermari ada beberapa baju yang nggak terpakai. Mendahulukan kebutuhan dari pada keinginan yang ujung – ujungnya jadi tumpukan baju tak bertuan.\
  2. Membuka mata lebar – lebar. Bukan, maksudnya bukan karena aku ngantuk, terus buka mata lebar – lebar. Tapi, yang aku maksud untuk lebih peka terhadap sekitar. Di Bulan Ramadhan pasti ada kewajiban untuk membayar zakat fitrah dan zakat mal. Setiap tahun pun seperti itu, tapi tahun ini lebih peka, lebih banyak sedekah, lebih memperhatikan orang yang kurang mampu di sekitarku. Seperti Pak penjaga parkir di perumahan, Pak tukang sampah, dan masih banyak lagi. Berawal dari tindakan yang peduli terhadap orang sekitar, insya Allah lebih giat bekerja, dan insya Allah pengeluaran yang semacam ini bisa menjadi berkah, jadi kerja nggak hanya untuk mencari uang, tapi untuk mencari berkah. Aamiin.
  3. Membuat lebih dari satu akun tabungan. Ternyata oh ternyata, manfaat tabungan tidak hanya untuk menampung duit transferan saja. Itu setelah melihat web cermati.com, ada 6 macam tabungan yang dapat dibandingkan di cermati (tabungan bisnis, tabungan anak, tabungan pension, tabungan pegawai, tabungan haji), aku kira sudah cukup punya dua ATM, sepertinya harus “dipecah” lagi deh pendapatan yang aku terima. Saat menerima THR, nggak langsung abis nggak tahu muaranya. THR sebagian untuk membayar zakat, untuk bayar pajak, sedekah dan untuk tabungan yang dialokasikan untuk tabungan bisnis. Di web cermati.com, bisa membandingkan tabungan bisnis mana yang sesuai budget dan punya banyak keuntungannya.
  4.  Nah, kalau THR habis buat ini itu, terus buat senang – senang diri sendiri, gimana dong? Duuuh senang – senang nggak harus waktu lebaran doang, tiap hari juga bisa senang, manfaatin saja reward kartu kredit yang biasa aku gunakan. Cek reward kartu kredit bisa melalui web cermati.com, selain reward juga ada fasilitas untuk cek cashback, dinning, welcome bonus dan masih banyak lagi. Dapat senangnya, dapat juga hematnya.

4 langkah mudah untuk resolusi lebaran dari seorang jomblo, langkah kecil untuk jadi jomblo pintar mengatur keuangan.

Resolusi lebaran dari seorang jomblo

Resolusi lebaran dari seorang jomblo

Advertisements

Belanja mudah dan cepat di Kleora

Menyambut hari raya Idul Fitri, pasti kesibukan sudah menanti. Mempersiapkan beli baju baru, beli atau bikin kue kering untuk lebaran, beli bahan – bahan ketupat dan menu lainnya untuk disajikan pada waktu lebaran, atau saat ini ada yang sudah menukarkan uang baru untuk dibagi – bagikan kepada saudara saat lebaran. Nah, yang paling repot atau paling heboh persiapannya pasti yang nantinya bakalan mudik sebelum lebaran, iya kan? Kalau aku pribadi, sebelum tanggal keberangkatan, maksimal seminggu sebelumnya, aku sudah membuat daftar apa saja yang dibawa. Mulai dari daftar baju yang dibawa, kalau mudiknya naik transportasi umum, biasanya menyiapkan cemilan agar nggak bosan di perjalanan, jangan lupa bawa obat – obatan untuk berjaga – jaga, biasanya sih membawa obat mag, karena mag sukanya datang tiba – tiba, daripada merepotkan orang lain, lebih baik udah ada persiapan dari diri sendiri.
Senang rasanya menantikan momen saat mudik lebaran, bertemu dengan saudara yang belum tentu bisa ketemu sebulan sekali. Karena semuanya menyempatkan diri untuk berkumpul di rumah nenek dan menikmati indahnya kebersamaan.

Berjaga – jaga kalau mudik ingin menyiapkan cemilan biar nggak bosan, tapi pengin beli cemilan yang beda dari yang lain. Ada nggak, ya?
Setelah kepo sana – sini, eh ternyata ada loh market place yang khusus wanita dan . Jadi, nggak perlu beli produk pakaian di toko online A, beli produk kosmetik di toko online B. karena semuanya bisa dibeli dalam satu tempat yaitu Kleora. Sepertinya sudah banyak ya yang belanja di Kleora? Tapi belanjanya via web Kleora ya? Nah, ada berita baru dan bagus buat kamu yang sudah terbiasa belanja melalui web Kleora, karena sekarang belanja di Kleora dalam genggaman loh, nggak percaya? Langsung deh cap cuss ke Google Play Store untuk mendownload App Kleora. Caranya mudah banget, ketik di kotak penelusuran atau di kotak search, ketik Kleora, nah langsung muncul deh. Kemudian download deh, tenang nggak menghabiskan banyak memori kok, tunggu beberapa saat untuk mendownload. Masih ragu untuk download? Coba deh tengok ulasan atau review di App Kleora, Banyak yang puaaaasss!!! Dan rata – rata bintang yang diperoleh App Kleora adalah 4,4 bintang. Jadi, nggak perlu ragu lagi dong untuk download.

kleora google playstore Screenshot_2015-07-02-19-56-46

Setelah download App Kleora, semakin mempermudah kita untuk belanja online, duh berasa dimanjakan sama Kleora. Bayangin aja, nggak perlu bingung mau beli produk ini itu di beda toko online, belanjanya juga bisa sambil tiduran, nonton televisi, sambil baca, karena cukup pencet saja sudah bisa beli barang yang kita inginkan.
Setelah masuk ke App Kleora, kita akan melihat layout atau tata letak “Home” dari Kleora sangat rapi dan cantik. Sama seperti kalau kita belanja di web Kleora, App Kleora juga ada tujuh katagori yaitu Pakaian, Sepatu, Tas dan aksesoris, Health & Beauty, Home & Living, Baby & Kid, Kuliner.

beranda kleora beranda kleora 2
Bingung dengan banyaknya pilihan produk yang ditawarkan? Langsung aja manfaatkan kotak Browse maupun Filter.

Screenshot_2015-07-05-12-31-33  Screenshot_2015-07-05-12-31-47
Kotak Browse dapat ditemui di Home atau beranda. Ketika kita sentuh kotak browse, maka akan menemukan pilihan pencarian, berdasarkan Toko atau Barang.
Sedangkan kotak Filter, berada di setiap kategori yang kita tuju.

Misalnya, kita sentuh kategori kuliner. Nah, karena bingung dengan banyaknya pilihan produk kuliner yang ditawarkan. Bisa memanfaatkan fitur Filter, cukup sentuh aja kota “search”, kemudian akan ada beberapa pilihan untuk mempermudah, yaitu :

Search

1. Search produk : Pencarian berdasarkan produk.
2. Search toko : Pencarian berdasarkan toko.
Filter
Sort by :
1. Populer : Pencarian berdasarkan produk populer.
2. Terbaru : Pencarian berdasarkan produk terbaru.
3. Harga termurah : Pencarian berdasarkan produk dengan harga termurah.
4. Harga termahal : Pencarian berdasarkan produk dengan harga termahal.
5. Kategori : Pencarian berdasarkan sub kategori yang ada.
6. Lokasi : Pencarian berdasarkan lokasi yang kamu inginkan. Nah, bisa                memanfaatkan filter lokasi untuk menghemat ongkos kirim. Pilih saja toko online      yang jaraknya dekat dengan lokasi rumahmu.
7. Range harga : Pencarian berdasarkan harga minimum dan maksimum. Manfaatkan filter range harga untuk menyesuaikan budget yang kamu miliki. Ada loh produk murah dengan kualitas oke. Jadi nggak perlu khawatir kantong bolong saat berbelanja.

Bagaimana cara berbelanja di App Kleora? Mudah banget.
Saat mendownload App Kleora sebenarnya aku ingin beli cemilan untuk perjalanan mudik. Biar nggak bosen selama perjalanan, mau beli cemilan di Kleora. Ya, maklum perjalanannya cukup lama, jadi harus membawa cemilan.

Maka langkah yang aku lakukan untuk membeli cemilan di Kleora adalah :

  1. Langsung ke kategori Kuliner                       Screenshot_2015-07-02-19-57-45
  2. Pilih cemilan yang aku sukai, yaitu cemilan Poka ball. Tersedia dalam bentuk toples. Murah loh harganya hanya dua pulu delapan ribu rupiah.
  3. Setelah melihat detail produk Poka ball. Ada 2 pilihan, bisa chat dengan seller, fitur ini fungsinya bisa tanya produknya langsung ke seller, apa produknya masih ada, expired produk sampai kapan, tanya apa aja deh ke seller. Tapi kalau langsung mau beli, tekan aja cart atau kotak “beli”Screenshot_2015-07-02-19-57-58
  4. Kemudian akan berada di keranjang belanja, kalau masih mau beli lagi bisa kok beli sebanyak – banyaknya. Kalau dirasa sudah cukup belanjanya, langsung ke keranjang belanja.                    Screenshot_2015-07-02-19-58-50
  5. Pilih menu “Dikirim ke” sesuai provinsi dan kota kamuScreenshot_2015-07-02-19-59-02
  6. Pilih jumlah barang yang kamu inginkan. Aku pilih satu toples poka ball untuk aku sendiri.
  7. Setelah itu, akan muncul berapa total belanja yati harga barang ditambah ongkos kirim.
  8. Pilih “check out” untuk lanjut ke pembayaran.
  9. Isi data diri dengan lengkap, alamat lengkap, cara pembayaran, voucher (jika memiliki kode voucher). Kemudian pilih beli dan bayar.Screenshot_2015-07-02-19-59-14 Screenshot_2015-07-05-11-35-13
  10. Selanjutnya akan mendapatkan konfirmasi.
  11. Bayar deh sesuai dengan total harga.

Selesai, mudah kan?
Cara tersebut juga dilakukan saat membeli pakaian, aksesoris, dan produk lainnya di Kleora. Bisa juga menjual barang di Kleora, caranya cukup sign up dan isi data diri kamu secara lengkap. Jual barang di Kleora gratis loh ( 0% commission free), bisa upload dari berbagai sosial media yang kamu miliki (facebook, twitter, instagram).

Belanja di Kleora mudah dan cepat. Nggak pakai capek.

Psssst… malam – malam lagi lapar mata, akhirnya belanja aksesoris di Kleora. Beli gelang cantik untuk dipakai di hari raya. Cara pembeliannya sama seperti di atas, tapi beneran nggak nyangka deh, ternyata konfirmasinya cepet banget. Padahal aku belanjanya jam 12 malam loh, langsung konfirmasi pembelanjaan, besoknya langsung konfirmasi pembayaran, tinggal duduk manis menunggu paket datang.

tengah malam, eh lapar mata. Belanja deh di Kleora

tengah malam, eh lapar mata. Belanja deh di Kleora

Esok harinya, sudah ada konfirmasi pembayaran. Nggak pakai lama.

 

Konfirmasi bukti pembayaran

Konfirmasi bukti pembayaran

 

Pada hari yang sama, langsung menerima konfirmasi jika pesanan sudah dikirim. Asiiiik langsung duduk manis terima paket.

konfirmasi pengiriman barang

konfirmasi pengiriman barang

Wow, besoknya paketnya datang. Nah, karena memang dari awal cari seller yang dekat dari rumah, maka ini keuntungannya yaitu lama pengiriman hanya 1 – 2 hari, loh. plus hemat ongkos kirim. Ini dia gelang yang aku pesan.

Cantik kaaaan?

Cantik kaaaan?

Jangan lupa, setelah kita terima barang. Langsung konfirmasi bahwa barang sudah diterima. Klik saja link (tautan) yang ada di email konfirmasi pengiriman barang.

berikan rating dan review sebagai bukti bahwa seller merupakan trusted seller

berikan rating dan review sebagai bukti bahwa seller merupakan trusted seller

Mudahnya belanja di Kleora..

Anak Muda Wajib Cegah Penyakit Jantung

“Muda foya – foya, tua kaya raya, mati masuk surga”

Pernah nggak mendengar kalimat atau jargon seperti itu, lucu juga ya kalau hidup semudah itu. Kalau masih muda, memang sih penginnya foya – foya, hidup serba instan, mau keluyuran dari pagi sampai tengah malam, nggak ada yang melarang. mau makan apa saja, minum apa saja langsung dilibas, “mumpung masih muda”, begitu katanya.

Justru pemikiran jika muda foya – foya bisa berdampak buruk untuk hari tua. Ibaratnya, masih muda justru harus pintar berinvestasi, agar hari tua nanti dapat hidup nyaman. Investasi tak hanya sekadar materi saja, tetapi juga investasi kesehatan. Terlihat sepele, namun manfaatnya saat kita menjaga kesehatan sangatlah besar. Mau dong, saat tua nanti, kita masih kuat menggendong cucu, masih mampu berlari pagi dengan keluarga, dan tidak mengeluh dengan berbagai penyakit yang menghinggap saat tua. karena semakin tua tubuh akan semakin rentan terhadap penyakit.

Gaya hidup anak muda merupakan salah satu faktor utama untuk berinvestasi terhadap kesehatan. Bagaimana tidak, tempat nongkrong anak muda sudah menjamur saat ini, tidak hanya di pertengahan kota saja, melainkan di pinggiran kota pun banyak berjejeran tempat nongkrong yang menjajakan makanan – makanan yang entah berapa kandungan gizi. Banyak yang menjual makanan berlemak, menggunakan pengawet dan perasa buatan, ditambah lagi atmosfer tempat nongkrong yang dikelilingi angin malam dan asap rokok, akan memperburuk kesehatan kita.

Menurut wikipedia Indonesia, gaya hidup yang tidak sehat, tidak mengontrol asupan makanan, merupakan salah satu faktor penyakit jantung. Masih banyak faktor lainnya yang dapat mengundang penyakit jantung, yaitu Merokok, tekanan darah tinggi, kegemukan, stress, diabetes, dan masih banyak lagi.

Lantas langkah apa yang kita lakukan untuk mencegah penyakit jantung, khususnya bagi anak muda ?

memang sih semua yang dilakukan untuk mencegah penyakit jantung, harus dimulai dari niat untuk menjaga kesehatan, dan cara – cara sederhana dengan beralih dari gaya hidup buruk ke gaya hidup sehat, cara mudahnya adalah sebagai berikut :

1. Rajin berolah raga ringan, seperti jalan cepat maupun lari – lari kecil di sekitaran rumah.

2. Membiasakan diri untuk banyak minum air putih, ketimbang meminum minuman dengan banyak perasa.

3. Sedia bekal, memang sih bagi anak muda kalau bawa bekal, kesannya ribet. Tapi, lebih menguntungkan membawa bekal, karena kita tahu bahan – bahan yang kita masak adalah bahan – bahan sehat. Mulai saja dengan membawa bekal buah – buahan segar atau membawa bekal salad buah.

4. Jaga pola tidur, jangan tidur larut malam, agar tidak terlalu memaksakan tubuh untuk berkegiatan berlebih, tubuh juga perlu istirahat.

Lantas bagaimana jika kita sudah terkena jantung koroner? Disebutkan di dalam blog terapi ozon, jika penderita jantung koroner akan melakukan ring jantung untuk menahan pembuluh darah agar tidak menyempit, dan harganya pun relatif mahal. Ada alternatif jitu dengan terapi jantung, yaitu terapi ozon apheresis. Mekanisme dari terapi ozon apheresis adalah darah pasien dialirkan ke sebuah tabung untuk diberi ozon, lalu dialirkan kembali ke dalam tubuh pasien (sumber : blog terapi ozon). Tak perlu cemas, karena menggunakan zat alami ozon.

Untuk melakukan terapi ozon, dapat dilakukan di Klinik Terapi Jantung STANMED CENTER Preventive Medicine – Anti Aging Medicine yang terletak di Kebayoran baru – Jakarta. Stanmed center juga telah bekerjasama dengan Russian Association Of Ozone Therapy.

 

skema proses apheresis. Sumber : stanfordcenter.com

 

 

 

“Tulisan ini diikutikan dalam Giveaway Terapi Ozon yang disponsori oleh ‘Stanmed Center’ Klinik Kesehatan dan Kecantikan”

Angkoters Sejati Membawa Ini

Kata orang, hidup ini udah sulit, jangan dipersulit dengan banyaknya keluhanmu. Suwer deh nggak ngeluh meskipun setiap hari harus menikmati angkot. Iyes, hidupku berasa setia-selamanya-hingga-mau-memisahkan dengan angkot, tentunya. Pasti deh kalau ngebayangin angkot, lebih banyak ngebayangin berbagai hal yang membuat pikiran kita segera memutuskan “Naik angkot? Nggak banget”. Ya gimana dong, bisanya naik angkot ya wajib disyukuri. Daripada jalan kaki?

Keuntungan menggunakan jasa angkot, sebetulnya ada keuntungan jika melihat sisi lain. Karena angkot, aku dapat menulis draft tulisan blog, kontes, atau tulisan untuk ikutan proyek buku (karena nunggu angkot terlalu lama), aku dapat gosip ter-HOT, terpanas badai cetar karena sering satu angkot sama anak – anak SMA yang suka gosip artis – artis ternama dan nggak jarang suka ngelucu gak jelas di dalam angkot (menirukan gayanya syahrini, menirukan ala – ala standup comedy yang berakhir dengan garing) mendapatkan petuah – petuah hidup, karena nggak jarang juga satu angkot sama ibu – ibu atau orang yang sudah sepuh (biasanya dicurhatin masalah iuran sekolah naik, anaknya yang bosen sekolah, harga BBM naik) Hingga pandangan politik ala warga Indonesia karena nggak jarang juga pegawai – pegawai pabrik yang dekat dari rumah, naik angkot juga.

Kalau warga kota Jakarta ada istilah “Hidup dihabiskan di Jalan” kalau aku “Hidup dihabiskan di Angkot” ya beda tipislah.

Nggak mengelak, kalau naik angkot merupakan salah satu alternatif untuk mengurai kemacetan yang sudah naudzubillah ini, tapi ya perlu perbaikan, apalagi kondisi angkot yang masih belum “menggoda” penumpang untuk menggunakan angkot, apalagi suka nunggu penumpang di pinggir jalan sampai lamaaa, kalau sudah gini, aku harus menyiasatinya agar nggak mati kuti nunggu angkot maupun terjebak macet di angkot :

 

1. Bawa buku.

Aku tipe orang yang nggak terbiasa baca buku saat kendaraan lagi melaju, suka pusing. Kalau baca, ya pas kendaraan sedang berhenti. Membaca buku bukan sekadar untuk menghabiskan waktu menunggu angkot, tapi untuk nyicil resensi buku di blog buku yang aku punya. Bawa buku nggak tebal – tebal amat sih, kira – kira buku yang aku bawa antara 200-300an halaman.

Bagiku wajib hukumnya bawa buku bagi yang menggunakan jasa angkutan umum, sibukkan diri daripada pikiran kosong yang mengundang orang untuk berbuat jahat (gendam, nyopet, dll).

IMG_20150206_082517

2. Air putih.

Karena nunggu angkot terkadang di tempat – tempat banyak debu dan polusi, wajib deh bawa air putih biar kesehatan tetap terjaga, apalagi kalau sudah siang hari yang menyengat, bawa air putih dari rumah di botol yang cukup besar, atau malah bawa botol kecil plus bawa air putih yang kemasan itu. Aku termasuk orang yang nggak kuat nahan haus. Laper boleh, haus jangan.

3. Tisu atau sapu tangan.

Menyambung di nomor 2, memang derita banget lah kalau nunggu angkot eh ketiban kena debu yang menumpuk. Membiasakan bawa sapu tangan atau tisu biar nggak kucel wajahnya.

4. Permen.

Siapa saja yang naik angkot, nggak akan bisa diprediksi. Terkadang ada yang baru saja dari pasar bawa ikan, sayu, dll. Atau penumpang kantoran yang wanginya semerbak. Jaga – jaga bawa permen jika aroma dari penumpang bikin kepala pusing plus nyut – nyutan, bawa permen yang mint atau segar – segar. Aku nggak terbiasa bawa kayu putih, malah bagiku kayu putih bikin tambah mual. Lebih baik siap sedia permen aja.

 

Sesungguhnya angkoters sejati merupakan pejuang terhebat di medan jalan raya..

 

 

 

Perfect Match, Perfect Love

Bulan Februari bulan yang penuh cinta, tepat rasanya jika kita berbagi cinta dengan orang terkasih. Pilihan tepat untuk cinta yang aku berikan adalah Ibu. Cinta seorang Ibu sepertinya tidak bisa diukur, lebih luas dari samudera, lebih tinggi dari gunung dan lebih dalam dari lautan. Ibu, tempat aku kembali dari segala rasa penat dari segala aktifitas, hanya dengan pelukkannya, aku kembali kuat menghadapi dunia. Ibu, yang tak pernah lelah untuk selalu memaafkan aku dan tangan terbuka ibu membuatku tak ingin beranjak dari dekapannya. Tak heran jika cinta Ibu, long lasting.

Ibu yang memiliki dua puteri yaitu aku dan kakak pertama memiliki dunia yang warna – warni, kedua anak gadis yang suka berlama – lama di cermin, membuat Ibu senyum – senyum kecil melihat setiap gerak – gerik kami. Mulai dari berdandan ala princess atau memakai gaun – gaun kecil yang cantik.

Kini, aku dan kakak beranjak dewasa, suka sekali join peralatan make up. Ternyata Ibu juga mellihat keasyikan tersendiri bermake up cantik bersama puterinya, kadang satu peralatan make up untuk bertiga, kadang aku tak sungkang untuk pinjam peralatan make up yang Ibu punya, begitu juga sebalinya. Kita suka sekali pinjam make up hingga pinjam baju maupun aksesoris yang kita punya. Jangan salah loh, selera fashion maupun make up kita bertiga beda – beda tipis, suka sekali aplikasi warna – warna make up. Tapi, sayangnya Ibu masih saja berkutat dengan warna – warna natural, seperti warna cokelat, nude, baige dan sejenisnya. Padahal warna – warna cerah pantas juga kok kalau di-match dengan warna natural.

Maka dari itu, aku ingin memberikan make up dari make over agar Ibu memulai untuk aplikasi make up dengan warna – warna cerah dengan warna natural.

1. Make Over Perfect Matte Eye Shadow Pallete.

Alasan untuk memberikan Eye shadow pallete, yang pertama adalah warna – warna yang diberikan oleh brand Make over ini sangat cocok untuk segala umur, tidak mencolok namun warnanya segar. yang kedua selain bisa menjadi eye shadow, cocok juga loh untuk blush on. Jadi, paket lengkap ini multi fungsi, sekali menyelam minum air. Hemat tapi tetap cantik maksimal.

Make Over Perfect Matte Eye Shadow Pallete

 

2. Make Over Liquid Lip Color Pink Punch

Yang kedua masih produk make over karena warna dan teksturnya menggoda dan lembut. Warna pink yang tidak mencolok cocok untuk digunakan sehari – hari atau pada saat pesta. Ibu yang masih suka dengan warna baige, pasti suka dengan pink yang masih senada dengan beige tapi ditambah sentuhan yang lebih feminim.

Make Over Liquid Lip Color Pink Punch

 

Dengan kedua produk make over yang bisa dibeli di blibli.com. Rasanya nggak sabar untuk memberikan kepada Ibu dan siap beraksi untuk bermake up cantik atau bahkan aku dan ibu bisa make up match dengan tema valentine. Perfect Match, Perfect Love. Can’t Wait!

 

Tulisan ini sedang diikutsertakan dalam kompetisi yang diadakan oleh Blibli.com dengan tema #BlibliWeekofLove (Sari Widiarti. Email : kontak.sari@gmail.com , facebook : Sari Widiarti, twitter : @MentionSari, IG : @mentionsari)

 

 

Ada Tangan yang Misterius

Bersedekah, banyak sekali alasan untuk kita bersedekah. Dimulai dari tuntunan agama yang mengharuskan kita berlomba – lomba pada kebaikan pun untuk alasan kemanusiaan, baik yang bersedekah maupun yang menerima sedekah mendapatkan tujuannya masing – masing.

Ilmu bersedekah lebih banyak aku dapatkan dari pengalaman daripada dari buku, maklum ya kalau baca – baca buku suka “Baca hari ini, besok lupa” karena itu pengalaman – pengalaman yang didapatkan dari keseharian membuat pemahaman akan sedekah dapat bertambah.

Ada yang mengutip sebagian hadist jika lebih baik bersedekah itu secara diam – diam, ibaratnya tangan kanan memberi, usahakan tangan kiri tidak melihatnya. Tapi, ada juga yang mengutip sebagian hadist bahwa dibolehkannya sedekah secara terang – terangan dengan tujuan untuk memberikan contoh kepada orang lain. Nah, bagaimana dengan aku? Untuk sementara ini, aku lebih memilih sedekah secara diam – diam. Mungkin, suatu saat nanti jika sudah menjadi Ibu, pasti melakukan sedekah secara terangan – terangan di depan anak – anakku, dengan tujuan anak – anak juga ikut melakukan kebaikan. Anak – anak harus diberikan contoh mulai dari orangtuanya.

Karena saat ini sukanya bersedekah secara diam – diam alias tidak mengumbar ke publik, tapi kali ini mau bercerita sedikit tentang bersedekah yang aku lakukan. Agar nantinya juga sebagai catatan diri sendiri jika nantinya khilaf dan lupa akan bersedekah karena mata berkilau akan harta, semoga tulisan ini juga sebagai teguran untukku.

Aku yang terbiasa pergi dan pulang naik angkot, begitu juga kalau mau ke Malang untuk belajar, harus menggunakan bis. Kehidupan terminal sudah akrab di kehidupanku. Saat itu, Hari Sabtu harus pergi ke Malang karena ambil arsip, karena tidak menginap aku berusaha urusan di Malang selesai sebelum sore.

Seperti biasanya menunggu bis yang bisa dibilang tumben banget bis Surabaya – Malang lamaaaa sekali. Suasana terminal Surabaya sudah berbenah, tidak ada calo – calo yang suka narik tangan penumpang seenak udelnya, dan sudah ada tempat khusus untuk perokok meskipun belum maksimal penggunaannya.

Akhirnya, aku duduk di bis patas dengan AC yang cukup dingin. Tak selang beberapa lama, ada seorang pengamen wanita. Sempat heran, pengamen wanita ini kok bersih. Maksudnya penampilannya tidak seperti pengamen yang cenderung (maaf) berpenampilan seperti preman. Suaranya juga merdu, tidak seperti menyanyi yang asal – asalan, dan bau tubuhnya juga lumayan wangi. Aku pun tidak segan untuk memberikan uang lembaran ijo ke pada pengamen wanita itu dan wajahnya sumringah, berkali – kali mengucapkan terimakasih kepadaku.

Rasanya melewati hari itu di Malang seperti melewati satu minggu. Urusan untuk arsip rasanya kok ya ada aja halangannya, yang angkot menuju kampus lama banget plus bikin pusing, pulpen ketinggalan, hampir diserempet motor, padahal jelas – jelas aku nyebrang jalan saat tanda untuk pejalan kaki warna ijo, mau makan siang eh warungnya tutup, akhirnya beli pecel, eh pecelnya kemahalan plus rasanya biasa saja. Tepat jam 4 sore aku sudah berada di terminal Arjosari, Malang. Diiringi dengan perasaan penat yang teramat.

Sampainya di rumah, keluarga lagi asyik berdiskusi tentang masalah kerjaan kakakku. Yang aku dengar sih, salah satu nasabahaya ada yang mengisi data fiktif dan ternyata juga bermasalah dengan salah satu developer. Dan untungnya permasalahan yang bikin cenut – cenut dapat diselesaikan pada hari itu, semuanya lega termasuk aku. Mungkin, hari ini aku diberikan hari yang penuh “tantangan” meskipun katanya banyak orang bersedekah dapat menolak bala yang mendatangi kita. Tapi, aku bersyukur jika ALLAH memberikan salah satu “tangannya” untuk mempermudah urusan saudaraku yang kadar kesulitannya lebih tinggi daripada urusanku.

Urusan pahala bersedekah seberapa beratnya dan kapan dibalas, itu merupakan urusan sang Ilahi, sepatutunya kita hanya berbuat baik (besedekah) dengan niat baik dan tak berburuk sangka.

 

giveaway 1

%d bloggers like this: