Category Archives: coretan

Resolusi lebaran dari seorang jomblo

Sebenarnya lebaran tahun ini antara senang dan sedih, kayak duit koin lima retus, senang dan sedih bersebelahan, bedanya tipis. Senang karena bisa kumpul ke kampung halaman, maklum momen keluarga besar kumpul itu bisa dihitung dengan jari. Jadi, kesempatan mudik nggak bakalan disia – siakan untuk kumpul sama keluarga besar. Sedihnya, karena masih seperti tahun kemarin, kemarinnya lagi, dan kemarin kemarin tahun kemarin, nah bingung kan. Ya intinya sama tahun sebelumnya, masih setia menyandang predikat jomblo. Nggak dipungkiri, kalau lebaran pasti deh diberondong dengan pertanyaan, “Kapan nikah?”, “Calonnya mana?”. Tolong lah ya, pertanyaan sederhana tapi bikin “jleb”, nggak perlu diungkit lagi setiap tahunnya. Jawaban yang masih aku gunakan atas pertanyaan tersebut, aku hanya senyum manis dan berkata, “Doain ya secepatnya”. Jika masih ada yang bertanya lagi atau bahkan terkesan kepo tiada tara, langsung deh lari dari kenyataan, rasanya siksaan batin yang tak ada habisnya.
Dari pengalaman tersebut, ingin rasanya menjadi jomblo bermartabat, jomblo berprestasi. Ingin membuktikan pada semua kalau aku baik – baik saja meski jomblo. Aku bisa menjadi pribadi yang menarik meskipun jomblo. Jomblo bukan siksaan kok, tapi ajang untuk menunjukkan kualitas diri. Alhamdulillah, meski jomblo tapi memilliki penghasilan sendiri, rasanya luar biasa. Tapi, tetap saja ada yang menyinggung penghasilan dengan jomblo, entah apa garis merahnya, tapi banyak mendengar pertanyaan.
“Jangan jomblo terus, ntar boros loh sukanya kan nge-mall”.
“Mending kamu nikah, nanti rejekimu semakin berkah loh karena untuk keluarga”.
“Meskipun jomblo, harus pinter nabung. Harga susu buat anak tuh semakin mahal!”.
Duuuuhhh… apa salah dan dosaku yang masih saja berlabel jomblo. Ingin rasanya teriak “Ini duitku sendiri, terserah deh mau aku apain, masalah buat lo?!”
Untungnya nggak keceplosan buat marah – marah jika ada pertanyaan seputar itu. Karena setelah dipikir – pikir ada benarnya juga sih untuk mengelola keuangan harus dari sedini mungkin. Kalau sudah terbiasa mengelola keuangan pribadi, nantinya setelah berkeluarga nggak bingung untuk mengelola keuangan rumah tangga.
Memang sih, kalau jomblo rasanya bebas banget, penghasilan terserah mau dibuat apa, dibelanjakan, ditabung, nggak ada yang ngelarang, kan masih jomblo, belum punya tanggungan anak atau keperluan rumah tangga. Biasanya pengeluaran untuk nge-mall, beli baju, kosmetik, pulsa, gadget dan tentu untuk jajan.
Terinspirasi dari “cibiran” dari teman dan keluarga, hmm.. kayaknya emang harus pinter mengelola keuangan pribadi, nanti nggak kaget kalau disuruh suami kelola keuangan rumah tangga *uhuk*.
Resolusi lebaran dari seorang jomblo (lebih tepatnya curhatan dari seorang jomblo) :

  1.  Memisahkan yang namanya KEBUTUHAN dan KEINGINAN. Siapa sih yang nggak tergiur diskon yang bertebaran di Mall? Beli 2 gratis 1, diskon up to 70%, sayang banget kan kalau nggak dimanfatkan. Sekarang, kalau beli baju satu potong, mikirnya lamaaa banget, karena banyak pertimbangan, biasanya beli baju hanya sekedar punya, padahal di lermari ada beberapa baju yang nggak terpakai. Mendahulukan kebutuhan dari pada keinginan yang ujung – ujungnya jadi tumpukan baju tak bertuan.\
  2. Membuka mata lebar – lebar. Bukan, maksudnya bukan karena aku ngantuk, terus buka mata lebar – lebar. Tapi, yang aku maksud untuk lebih peka terhadap sekitar. Di Bulan Ramadhan pasti ada kewajiban untuk membayar zakat fitrah dan zakat mal. Setiap tahun pun seperti itu, tapi tahun ini lebih peka, lebih banyak sedekah, lebih memperhatikan orang yang kurang mampu di sekitarku. Seperti Pak penjaga parkir di perumahan, Pak tukang sampah, dan masih banyak lagi. Berawal dari tindakan yang peduli terhadap orang sekitar, insya Allah lebih giat bekerja, dan insya Allah pengeluaran yang semacam ini bisa menjadi berkah, jadi kerja nggak hanya untuk mencari uang, tapi untuk mencari berkah. Aamiin.
  3. Membuat lebih dari satu akun tabungan. Ternyata oh ternyata, manfaat tabungan tidak hanya untuk menampung duit transferan saja. Itu setelah melihat web cermati.com, ada 6 macam tabungan yang dapat dibandingkan di cermati (tabungan bisnis, tabungan anak, tabungan pension, tabungan pegawai, tabungan haji), aku kira sudah cukup punya dua ATM, sepertinya harus “dipecah” lagi deh pendapatan yang aku terima. Saat menerima THR, nggak langsung abis nggak tahu muaranya. THR sebagian untuk membayar zakat, untuk bayar pajak, sedekah dan untuk tabungan yang dialokasikan untuk tabungan bisnis. Di web cermati.com, bisa membandingkan tabungan bisnis mana yang sesuai budget dan punya banyak keuntungannya.
  4.  Nah, kalau THR habis buat ini itu, terus buat senang – senang diri sendiri, gimana dong? Duuuh senang – senang nggak harus waktu lebaran doang, tiap hari juga bisa senang, manfaatin saja reward kartu kredit yang biasa aku gunakan. Cek reward kartu kredit bisa melalui web cermati.com, selain reward juga ada fasilitas untuk cek cashback, dinning, welcome bonus dan masih banyak lagi. Dapat senangnya, dapat juga hematnya.

4 langkah mudah untuk resolusi lebaran dari seorang jomblo, langkah kecil untuk jadi jomblo pintar mengatur keuangan.

Resolusi lebaran dari seorang jomblo

Resolusi lebaran dari seorang jomblo

Advertisements

5 kelebihan berbelanja di Shopious.com

Percaya deh, kalau pembaca blog saya ini pasti punya akun sosial media lebih dari satu? Benar dong, pasti deh setiap hari cek satu persatu setiap sosial media yang kalian miliki. Dalam satu gadget, minimal 3 sosial media yang aktif. Tapi, memiliki akun sosial media bukan hanya sekedar kekinian, biar dikatakan gaul. Banyak juga kan yang memanfaatkan untuk beli produk, apalagi beli produk fashion secara online sudah sangat menjamur, banyak sekali model fashion terbaru yang sering seliweran di berbagai sosial media. Sosial media yang ngehitz dijadikan sebagai tempat jual beli secara online adalah instagram. Karena memang merupakan sosial media yang secara khusus berbasis visual. Maka, banyak sekali online shop yang berjualan produk khususnya produk fashion di Instagram.
Nah, kalau sudah memiliki akun instagram pastinya nggak bisa lepas yang namanya hastag (#) sebagai. Pernah kan melihat online shop dengan hastag yang bejibun? Itu berfungsi untuk menjaring lebih banyak konsumen yang mencari produk dengan pencarian hastag tertentu. Tapi, saya sendiri sempat heran sendiri ketika mencari produk kaftan, tapi hastag kaftan (#kaftan) malah banyak foto yang diluar produk kaftan. Jengkel kan ya, udah niat mau beli kaftan, harus scroll down karena ketimbun produk lainnya.

shopious

shopious

Kalau sudah begini, tepat deh kalau langsung kepo web Shopious.com karena nggak perlu scroll dwon untuk melihat berbagai toko online di Instagram, karena tampilan web shopious memudahkan pengunjung dengan berbagai pilihan kategori. Yang paling penting nih, ada 5 kelebihan jika belanja di Shopious.com :
1. Selalu ada promo.
Ya namanya juga cewek, selalu tergiur kalau ada promo menarik, apalagi kalau promonya itu produk yang sudah lama diincar, wuiiih berasa surga dunia! Makanya selalu intip – intip shopious untuk tahu promo yang lagi hot, nggak mau ketinggalan promo dari shopious, coba deh berlangganan emailnya, atau biasa dikenal newsletter dari shopious. Akan selalu dapat kabar baru dari Shopious, dari pada telat dapat produk yang sedang promo, lebih baik berlangganan email.

shopious promo (produknya kece - kece)

shopious promo (produknya kece – kece)

2. Mencari produk sangat mudah.
Selain adanya kategori yang memudahkan untuk mencari barang, ada juga fitur Filter produk yang bisa kamu manfaatin lebih detail.
Mau belanja murah? Gunakan filter produk dengan klik harga yang sesuai dengan budget kantong, kemudian manfaatkan juag filter produk yang mencari toko online dengan wilayah kamu, pilih propinsi, kabupaten dan kota. Lumayan loh bisa hemat ingkir. Irit tapi tetap gaya.
3. Produk yang up to date.
Ada ratusan produk yang dijual di shopious, mulai dari produk fashion wanita, fashion pria, fahion anak dan bayi, gadget accessories, hingga perlengkapan rumah. Toko yang ada di shopious memenuhi segala kebutuhan kamu.
4. Aman dan nyaman.
Ingin berbelanja namun masih was – was, shopious memberikan solusinya, yaitu dengan memberikan tanda “verified” pada toko online yang merupakan bentuk perlindungan terhadap pembeli, karena toko online yang sudah “verified” dapat dipercaya dan memuaskan pelanggannya.

toko online yang verified, aman.

toko online yang verified, aman.

5. Inspirasi style.
Sudah belanja di shopious tapi masih takut mati gaya? Tenang, shopious menyediakan tempat buat kamu untuk selalu update tentang fahion maupun kecantikan, coba deh intip di “Inspirasi style” karena banyak terdapat info seputar tips tentang fashion terkini.

inspirasi gayamu!

inspirasi gayamu!

Yuuuk lah langsung belanja di Shopious.

Belanja mudah dan cepat di Kleora

Menyambut hari raya Idul Fitri, pasti kesibukan sudah menanti. Mempersiapkan beli baju baru, beli atau bikin kue kering untuk lebaran, beli bahan – bahan ketupat dan menu lainnya untuk disajikan pada waktu lebaran, atau saat ini ada yang sudah menukarkan uang baru untuk dibagi – bagikan kepada saudara saat lebaran. Nah, yang paling repot atau paling heboh persiapannya pasti yang nantinya bakalan mudik sebelum lebaran, iya kan? Kalau aku pribadi, sebelum tanggal keberangkatan, maksimal seminggu sebelumnya, aku sudah membuat daftar apa saja yang dibawa. Mulai dari daftar baju yang dibawa, kalau mudiknya naik transportasi umum, biasanya menyiapkan cemilan agar nggak bosan di perjalanan, jangan lupa bawa obat – obatan untuk berjaga – jaga, biasanya sih membawa obat mag, karena mag sukanya datang tiba – tiba, daripada merepotkan orang lain, lebih baik udah ada persiapan dari diri sendiri.
Senang rasanya menantikan momen saat mudik lebaran, bertemu dengan saudara yang belum tentu bisa ketemu sebulan sekali. Karena semuanya menyempatkan diri untuk berkumpul di rumah nenek dan menikmati indahnya kebersamaan.

Berjaga – jaga kalau mudik ingin menyiapkan cemilan biar nggak bosan, tapi pengin beli cemilan yang beda dari yang lain. Ada nggak, ya?
Setelah kepo sana – sini, eh ternyata ada loh market place yang khusus wanita dan . Jadi, nggak perlu beli produk pakaian di toko online A, beli produk kosmetik di toko online B. karena semuanya bisa dibeli dalam satu tempat yaitu Kleora. Sepertinya sudah banyak ya yang belanja di Kleora? Tapi belanjanya via web Kleora ya? Nah, ada berita baru dan bagus buat kamu yang sudah terbiasa belanja melalui web Kleora, karena sekarang belanja di Kleora dalam genggaman loh, nggak percaya? Langsung deh cap cuss ke Google Play Store untuk mendownload App Kleora. Caranya mudah banget, ketik di kotak penelusuran atau di kotak search, ketik Kleora, nah langsung muncul deh. Kemudian download deh, tenang nggak menghabiskan banyak memori kok, tunggu beberapa saat untuk mendownload. Masih ragu untuk download? Coba deh tengok ulasan atau review di App Kleora, Banyak yang puaaaasss!!! Dan rata – rata bintang yang diperoleh App Kleora adalah 4,4 bintang. Jadi, nggak perlu ragu lagi dong untuk download.

kleora google playstore Screenshot_2015-07-02-19-56-46

Setelah download App Kleora, semakin mempermudah kita untuk belanja online, duh berasa dimanjakan sama Kleora. Bayangin aja, nggak perlu bingung mau beli produk ini itu di beda toko online, belanjanya juga bisa sambil tiduran, nonton televisi, sambil baca, karena cukup pencet saja sudah bisa beli barang yang kita inginkan.
Setelah masuk ke App Kleora, kita akan melihat layout atau tata letak “Home” dari Kleora sangat rapi dan cantik. Sama seperti kalau kita belanja di web Kleora, App Kleora juga ada tujuh katagori yaitu Pakaian, Sepatu, Tas dan aksesoris, Health & Beauty, Home & Living, Baby & Kid, Kuliner.

beranda kleora beranda kleora 2
Bingung dengan banyaknya pilihan produk yang ditawarkan? Langsung aja manfaatkan kotak Browse maupun Filter.

Screenshot_2015-07-05-12-31-33  Screenshot_2015-07-05-12-31-47
Kotak Browse dapat ditemui di Home atau beranda. Ketika kita sentuh kotak browse, maka akan menemukan pilihan pencarian, berdasarkan Toko atau Barang.
Sedangkan kotak Filter, berada di setiap kategori yang kita tuju.

Misalnya, kita sentuh kategori kuliner. Nah, karena bingung dengan banyaknya pilihan produk kuliner yang ditawarkan. Bisa memanfaatkan fitur Filter, cukup sentuh aja kota “search”, kemudian akan ada beberapa pilihan untuk mempermudah, yaitu :

Search

1. Search produk : Pencarian berdasarkan produk.
2. Search toko : Pencarian berdasarkan toko.
Filter
Sort by :
1. Populer : Pencarian berdasarkan produk populer.
2. Terbaru : Pencarian berdasarkan produk terbaru.
3. Harga termurah : Pencarian berdasarkan produk dengan harga termurah.
4. Harga termahal : Pencarian berdasarkan produk dengan harga termahal.
5. Kategori : Pencarian berdasarkan sub kategori yang ada.
6. Lokasi : Pencarian berdasarkan lokasi yang kamu inginkan. Nah, bisa                memanfaatkan filter lokasi untuk menghemat ongkos kirim. Pilih saja toko online      yang jaraknya dekat dengan lokasi rumahmu.
7. Range harga : Pencarian berdasarkan harga minimum dan maksimum. Manfaatkan filter range harga untuk menyesuaikan budget yang kamu miliki. Ada loh produk murah dengan kualitas oke. Jadi nggak perlu khawatir kantong bolong saat berbelanja.

Bagaimana cara berbelanja di App Kleora? Mudah banget.
Saat mendownload App Kleora sebenarnya aku ingin beli cemilan untuk perjalanan mudik. Biar nggak bosen selama perjalanan, mau beli cemilan di Kleora. Ya, maklum perjalanannya cukup lama, jadi harus membawa cemilan.

Maka langkah yang aku lakukan untuk membeli cemilan di Kleora adalah :

  1. Langsung ke kategori Kuliner                       Screenshot_2015-07-02-19-57-45
  2. Pilih cemilan yang aku sukai, yaitu cemilan Poka ball. Tersedia dalam bentuk toples. Murah loh harganya hanya dua pulu delapan ribu rupiah.
  3. Setelah melihat detail produk Poka ball. Ada 2 pilihan, bisa chat dengan seller, fitur ini fungsinya bisa tanya produknya langsung ke seller, apa produknya masih ada, expired produk sampai kapan, tanya apa aja deh ke seller. Tapi kalau langsung mau beli, tekan aja cart atau kotak “beli”Screenshot_2015-07-02-19-57-58
  4. Kemudian akan berada di keranjang belanja, kalau masih mau beli lagi bisa kok beli sebanyak – banyaknya. Kalau dirasa sudah cukup belanjanya, langsung ke keranjang belanja.                    Screenshot_2015-07-02-19-58-50
  5. Pilih menu “Dikirim ke” sesuai provinsi dan kota kamuScreenshot_2015-07-02-19-59-02
  6. Pilih jumlah barang yang kamu inginkan. Aku pilih satu toples poka ball untuk aku sendiri.
  7. Setelah itu, akan muncul berapa total belanja yati harga barang ditambah ongkos kirim.
  8. Pilih “check out” untuk lanjut ke pembayaran.
  9. Isi data diri dengan lengkap, alamat lengkap, cara pembayaran, voucher (jika memiliki kode voucher). Kemudian pilih beli dan bayar.Screenshot_2015-07-02-19-59-14 Screenshot_2015-07-05-11-35-13
  10. Selanjutnya akan mendapatkan konfirmasi.
  11. Bayar deh sesuai dengan total harga.

Selesai, mudah kan?
Cara tersebut juga dilakukan saat membeli pakaian, aksesoris, dan produk lainnya di Kleora. Bisa juga menjual barang di Kleora, caranya cukup sign up dan isi data diri kamu secara lengkap. Jual barang di Kleora gratis loh ( 0% commission free), bisa upload dari berbagai sosial media yang kamu miliki (facebook, twitter, instagram).

Belanja di Kleora mudah dan cepat. Nggak pakai capek.

Psssst… malam – malam lagi lapar mata, akhirnya belanja aksesoris di Kleora. Beli gelang cantik untuk dipakai di hari raya. Cara pembeliannya sama seperti di atas, tapi beneran nggak nyangka deh, ternyata konfirmasinya cepet banget. Padahal aku belanjanya jam 12 malam loh, langsung konfirmasi pembelanjaan, besoknya langsung konfirmasi pembayaran, tinggal duduk manis menunggu paket datang.

tengah malam, eh lapar mata. Belanja deh di Kleora

tengah malam, eh lapar mata. Belanja deh di Kleora

Esok harinya, sudah ada konfirmasi pembayaran. Nggak pakai lama.

 

Konfirmasi bukti pembayaran

Konfirmasi bukti pembayaran

 

Pada hari yang sama, langsung menerima konfirmasi jika pesanan sudah dikirim. Asiiiik langsung duduk manis terima paket.

konfirmasi pengiriman barang

konfirmasi pengiriman barang

Wow, besoknya paketnya datang. Nah, karena memang dari awal cari seller yang dekat dari rumah, maka ini keuntungannya yaitu lama pengiriman hanya 1 – 2 hari, loh. plus hemat ongkos kirim. Ini dia gelang yang aku pesan.

Cantik kaaaan?

Cantik kaaaan?

Jangan lupa, setelah kita terima barang. Langsung konfirmasi bahwa barang sudah diterima. Klik saja link (tautan) yang ada di email konfirmasi pengiriman barang.

berikan rating dan review sebagai bukti bahwa seller merupakan trusted seller

berikan rating dan review sebagai bukti bahwa seller merupakan trusted seller

Mudahnya belanja di Kleora..

Hal ini harus diperhatikan saat bisnis berkembang.

Mencari tempat usaha merupakan hal yang bisa dibilang gampang tapi juga susah. Pada awalnya saat merintis usaha, mencari berbagai usaha yang sekiranya minim modal tetapi ingin hasil yang maksimal, biasanya pemula dalam hal bisnis akan menjadi reseller atau dropshipper, karena cara menjalankan bisnis sangatlah mudah dan persyaratan tidak memberatkan. Kemudian, setelah bisnis berjalan dan semakin berkembang, maka wirausahawan akan mecari tempat usaha untuk bisnisnya.

Rush Hour Stock Image
Mencari orang yang jual ruko, bisa menjadi salah satu pilihan yang dipikirkan oleh para wirausaha untuk mengembangkan bisnisnya, atau itu hal yang paling utama jika wirausahawan bergerak di bidang bisnis kuliner, mencari tempat yang tepat, bisa menguntung dan menjaga eksistensi suatu usaha. Membeli ruko memang salah satu pilihan untuk efisiensi dalam bisnis, bisa menjadi tempat tinggal, tidak perlu mengeluarkan dana untuk transportasi karena letak toko kita berdekatan, bahkan satu lokasi dengan tempat tinggal. Sebelum memutuskan untuk membeli ruko, banyak pertimbangan yang harus dipikirkan, yang pertma adalah mempertimbangkan budget atau dana yang dimiliki, sebagus apapun konsep untuk bisnis, tapi dana tidak mencukupi, maka rencana tidak berjalan, atau bisa menyiasati mencari ruko dengan budget yang dimiliki, yang kedua yaitu pencarian lokasi, tentu saja setiap wirausahawan menginginkan lokasi yang strategis dengan target marketnya, jika bergerak di bidang bisnis makanan atau minuman, akan mengincar lokasi yang dekat dengan sekolah, kampus atau tempat wisata, lokasi yang stategis akan mendongkrak keuntungan. Yang ketiga, menawarkan konsep yang beda, tidak dipungkiri persaingan setiap usaha pasti ada, mau atau tidak mau, siap atau tidak siap, maka konsep harus matang, agar para konsumen dapat mengenali bisnis anda berbeda dengan yang lain, dan tercipta konsumen yang loyal. Dan yang terpenting adalah berdoa.

Memilih Tempat Tinggal

Tidak dipungkiri, salah satu indikator kota berkembang adalah adanya pertumbuhan ekonomi yang di dorong dengan pertumbuhan bisnis, lihat saja berapa lokasi bisnis di sekitar kita, berapa banyak perkatoran yang semakin tumbuh atau banyak bermunculan cabang dari perkantoran.
Jika pertumbuhan bisnis sudah berjalan, maka penyerapan tenaga kerja juga berkembang pesat, tidak hanya menyerap tenaga kerja dari daerah sekitar, melainkan daerah luar kota maupun luar pulau, maka dari itu urbanisasi kerap kali terjadi di daerah berkembang maupun yang sudah maju, karena pusat – pusat bisnis dan perkantoran tumbuh subur di kota yang memiliki fasilitas yang menunjang kegiatan produksi maupun kota yang tergolong padat penduku, selain untuk menyerap tenaga kerja lebih mudah, tetapi juga kegiatan distribusi ke masyarakat juga lebih dijangkau.
Lantas, jika memang kita berada di kota yang berkembang maupun maju, yang menjadi hal utama adalah mencari tempat tinggal. Ada yang hanya sebagai tempat tinggal yang sekedar melepas lelah saja, karena jam berada di luar rumah lebih banyak ketimbang jam untuk berisitirahat atau menghabiskan waktu di rumah. Dan ada yang membeli rumah karena untuk hunia keluarga, kenyamanan, fasilitas, keamanan dan banyak pertimbangan untuk membeli sebuah rumah.

Homes With Growing Arrow Stock Image
Sebagai contohnya ketika seseorang berada di Jakarta, kota dengan sejuta impian ini, merupakan kota yang padat penduduk, tentu saja masyarakat yang berasal dari luar Jakarta membutuhkan tempat tinggal. Biasanya para pekerja memiliki pertimbangan tertentu untuk memiliki tempat tinggal, pekerja dengan penghasilan lumayan, atau bisa dikatakan rata – rata, dan masih single biasanya memilih tempat tinggal yang sekedar untuk singgah, atau memilih tinggal di kost Jakarta agar lebih hemat. Sedangkan untuk pekerja yang memang berencana tinggal di Jakarta dan memiliki uang berlebih memilih untuk sewa rumah.
Beberapa tahun kemudian, bisa mencari orang yang jual rumah Jakarta, sebagai tempat tinggal atau mencari orang yang jual tanah. Cara ini bisa untuk membangun rumah sesuai dengan harapan. Yang paling utama, rencanakan budget anda untuk membeli rumah.

Angkoters Sejati Membawa Ini

Kata orang, hidup ini udah sulit, jangan dipersulit dengan banyaknya keluhanmu. Suwer deh nggak ngeluh meskipun setiap hari harus menikmati angkot. Iyes, hidupku berasa setia-selamanya-hingga-mau-memisahkan dengan angkot, tentunya. Pasti deh kalau ngebayangin angkot, lebih banyak ngebayangin berbagai hal yang membuat pikiran kita segera memutuskan “Naik angkot? Nggak banget”. Ya gimana dong, bisanya naik angkot ya wajib disyukuri. Daripada jalan kaki?

Keuntungan menggunakan jasa angkot, sebetulnya ada keuntungan jika melihat sisi lain. Karena angkot, aku dapat menulis draft tulisan blog, kontes, atau tulisan untuk ikutan proyek buku (karena nunggu angkot terlalu lama), aku dapat gosip ter-HOT, terpanas badai cetar karena sering satu angkot sama anak – anak SMA yang suka gosip artis – artis ternama dan nggak jarang suka ngelucu gak jelas di dalam angkot (menirukan gayanya syahrini, menirukan ala – ala standup comedy yang berakhir dengan garing) mendapatkan petuah – petuah hidup, karena nggak jarang juga satu angkot sama ibu – ibu atau orang yang sudah sepuh (biasanya dicurhatin masalah iuran sekolah naik, anaknya yang bosen sekolah, harga BBM naik) Hingga pandangan politik ala warga Indonesia karena nggak jarang juga pegawai – pegawai pabrik yang dekat dari rumah, naik angkot juga.

Kalau warga kota Jakarta ada istilah “Hidup dihabiskan di Jalan” kalau aku “Hidup dihabiskan di Angkot” ya beda tipislah.

Nggak mengelak, kalau naik angkot merupakan salah satu alternatif untuk mengurai kemacetan yang sudah naudzubillah ini, tapi ya perlu perbaikan, apalagi kondisi angkot yang masih belum “menggoda” penumpang untuk menggunakan angkot, apalagi suka nunggu penumpang di pinggir jalan sampai lamaaa, kalau sudah gini, aku harus menyiasatinya agar nggak mati kuti nunggu angkot maupun terjebak macet di angkot :

 

1. Bawa buku.

Aku tipe orang yang nggak terbiasa baca buku saat kendaraan lagi melaju, suka pusing. Kalau baca, ya pas kendaraan sedang berhenti. Membaca buku bukan sekadar untuk menghabiskan waktu menunggu angkot, tapi untuk nyicil resensi buku di blog buku yang aku punya. Bawa buku nggak tebal – tebal amat sih, kira – kira buku yang aku bawa antara 200-300an halaman.

Bagiku wajib hukumnya bawa buku bagi yang menggunakan jasa angkutan umum, sibukkan diri daripada pikiran kosong yang mengundang orang untuk berbuat jahat (gendam, nyopet, dll).

IMG_20150206_082517

2. Air putih.

Karena nunggu angkot terkadang di tempat – tempat banyak debu dan polusi, wajib deh bawa air putih biar kesehatan tetap terjaga, apalagi kalau sudah siang hari yang menyengat, bawa air putih dari rumah di botol yang cukup besar, atau malah bawa botol kecil plus bawa air putih yang kemasan itu. Aku termasuk orang yang nggak kuat nahan haus. Laper boleh, haus jangan.

3. Tisu atau sapu tangan.

Menyambung di nomor 2, memang derita banget lah kalau nunggu angkot eh ketiban kena debu yang menumpuk. Membiasakan bawa sapu tangan atau tisu biar nggak kucel wajahnya.

4. Permen.

Siapa saja yang naik angkot, nggak akan bisa diprediksi. Terkadang ada yang baru saja dari pasar bawa ikan, sayu, dll. Atau penumpang kantoran yang wanginya semerbak. Jaga – jaga bawa permen jika aroma dari penumpang bikin kepala pusing plus nyut – nyutan, bawa permen yang mint atau segar – segar. Aku nggak terbiasa bawa kayu putih, malah bagiku kayu putih bikin tambah mual. Lebih baik siap sedia permen aja.

 

Sesungguhnya angkoters sejati merupakan pejuang terhebat di medan jalan raya..

 

 

 

Mimpi Sekarang. Action, Now!

Hal yang gratis saat ini dan bisa dinikmati berkali – kali adalah bermimpi. Beneran deh, karena banyak yang bilang, “Nggak ada yang gratis di dunia ini, mau ke toilet aja bayar.” Nah, mumpung bermimpi itu gratis, bermimpilah sampai kenyang!

Menjalani satu hari, pastinya berawal dari sebuah mimpi, hari ini menyenangkan maupun biasa – biasa saja tergantung apa yang kita mimpikan. Mimpi hanya sekadar mimpi jika mimpi itu hanya tergeletak di atas bantal, sedangkan mimpi bakalan menjadi kenyataan jika mimpi itu kita bawa dalam pundak kita kemanapun kita pergi.

Ah.. kalau ngomong itu mudah, kalau dijalani pasti sulit.

Iya sih, emang bener kalau hanya ngomong doang semua orang juga bisa. Tapi, dari sebuah ucapan yang dilandasi oleh sebuah niat, insya ALLAH sebuah ikhtiar mati – matian untuk mewujudkan sebuah mimpi, tak terkecuali mimpi yang saat ini masih aku pegang.

Berawal dari iseng – iseng berjualan di sekolah, jualan coklat di kelas, meski untung hanya sedikit tapi menimbulkan rasa puas tersendiri. Hingga berlanjut ke jenjang perkuliahan, memiliki tim penjualan yang terdiri dari beberapa teman – teman, hingga proposal kewirausahaan diterima dan masuk ke tingkat Universitas, meskipun akhirnya tidak lolos untuk tinggkat nasional. Berjalan beberapa tahun, akhirnya harus berhenti karena teman – teman banyak yang memutuskan untuk bekerja di sektor formal. Sedangkan aku ingin sekali berwirausaha walaupun seorang diri.

Awalnya memiliki tim, kemudian berdiri sendiri memang terasa beratnya, biasanya ramai – ramai mikul beban, eh sekarang sendirian. Mulai dari nol, modal yang masih tersisa untuk kulak’an lagi alias menjadi reseller ini itu. Kenyang sebenarnya dan tapi masih ada rasa lapar yang entah apa namanya.

Jika bisa jualan dagangannya orang, seharusnya bisa dong bikin produk sendiri.

Iya, itu pikiran yang terlintas. Mengapa nggak mencoba jualin dagangan sendiri, menjadi produsen. Pertama kali yang aku lakukan adalah mencari “Fokus” ini berkaitan dengan branding itu sendiri, kalau fokus di salah satu bidang yang kita tekuni, konsumen akan dengan cepat mengenal produk kita.

Kemudian mencari passion, sesuatu yang dilakukan dengan passion, insya ALLAH tidak akan menjadi beban, mudah saja mencari passion, karena dekat sekali dengan keseharian kita. Akhirnya memutuskan untuk membuat produk crafting dengan fokus ke sesuatu yang berkaitan dengan organizer. Jujur saja, aku orangnya suka yang suka segala sesuatu tersusun rapi.

Mulai mencari ide dan aplikasi, semua ini memang gampang – gampang susah, karena harus menciptakan yang “Aku banget” ya berbekal dari pengalaman plus riset kecil – kecilan yang harus menjadikanku peka. Jadi, aku sudah dapat :

1. Fokus.

2. Passion

3. Ide

4. Aplikasi.

Setelah keempat itu, waktunya untuk action! Yup, minggu ini melakukan action yang bikin deg – degan, dimulai dari mebuat tas, dompet organizer dengan cita rasa “personal” dari aku sendiri. Sudah aplikasi yaitu berupan desain – desain “kasar” produk, mau jahit ini – itu.

Ssssst…. sengaja belum bocorin nama produknya, karena masih rahasia.

Garis besarnya yaitu crafting (handmade) dan Organizer. Nah itu yang perlu digali lebih dalam lagi, agar Bulan Maret atau April sudah bisa meluncurkan dan semoga bisa diterima di masyarakat.

Persaingan memang ketat, apalagi di dunia ini tidak ada yang baru, semua hanya bersifat inovasi, semakin diri kita memiliki ciri khas yang unik, akan semakin membekas di ingatan mayarakat manapun. Semoga tidak ada aral melintang, meskipun tidak dipungkiri, modal masih sesak di dada juga (hehehehe) tapi bukan alasan untuk berhenti berkarya.

 

 

 

 

 

%d bloggers like this: